Selayang Pandang Cloud Computing (RESUME VIRTUALISASI I)

Definisi Cloud Computing
Pengertian Cloud Computing Istilah Cloud mengacu pada suatu jaringan atau Internet. Dengan kata lain cloud computing adalah suatu  teknologi yang bisa digunakan untuk mendukung infrastuktur IT online.
Selain dapat berfungsi untuk memanipulasi, mengkonfigurasi dan mengakses perangkat keras dan lunak dari jarak jauh (remote) tanpa harus menginstal perangkat lunak pada PC pengguna, cloud computing juga menawarkan fitur seperti penyimpanan data online, infrastruktur dan aplikasi
Konsep dasar cloud computing
Ada beberapa servis dan model sebagai pendukung cloud computing sehingga layak dan mudah diakses oleh pengguna, diantaranya adalah
a.   Deployment Models
Deployment models didefinisikan sebagai macam-macam tipe jaringan untuk mengakses ke cloud. Ada 4 (empat) tipe akses:
·      Public cloud
Public Cloud adalah layanan infrastruktur yang disediakan off-site melalui Internet. Public Cloud ini menawarkan level yang tinggi dari efisiensi share resources. Namun, mereka juga lebih rentan dari pada private Cloud. Public Cloud adalah pilihan yang tepat dengan kondisi:

-->Beban kerja standar untuk aplikasi yang digunakan oleh banyak orang, seperti e -mail.
-->Anda perlu untuk menguji dan mengembangkan kode aplikasi.
-->Anda memiliki SaaS ( Software as a Service ) aplikasi dari vendor yang memiliki strategi keamanan yang diterapkan.
-->Anda perlu kapasitas tambahan (kemampuan untuk menambahkan kapasitas komputer untuk puncak kali).
-->Melakukan proyek kolaborasi.
-->Anda melakukan sebuah proyek pengembangan perangkat lunak ad- hoc menggunakan platform sebagai layanan ( PaaS ) yang menawarkan cloud.

Banyak eksekutif departemen TI mengkhawatirkan keamanan Public Cloud dan kehandalannya. Luangkan waktu untuk memastikan bahwa Anda memiliki perencanaan yang baik untuk masalah keamanan, atau penghematan biaya jangka pendek, kareng jika tidak hal ini bisa berubah menjadi mimpi buruk jangka – panjang. Public cloud mengizinkan sistem dan servis dapat diakses untuk publik umum. Dari sisi keamanan, pendekatan ini mungkin kurang aman karena keterbukaan sistem untuk publik.


·      Private cloud
Private Cloud adalah salah satu layanan di mana infrastruktur diselenggarakan di private network. Private Cloud ini menawarkan tingkat keamanan dan kontrol yang tinggi, tapi perusahaan harus tetap membeli dan memelihara software dan infrastuktur, yang mana hal itu bisa mengurangi biaya. Sebuah Private Cloud adalah pilihan yang tepat dengan kondisi:

-->Data dan aplikasi adalah bisnis Anda. Oleh karena itu , kontrol dan keamanan adalah hal yang terpenting.
-->Bisnis Anda adalah bagian dari sebuah industri yang harus sesuai dengan masalah keamanan dan privasi data yang ketat.
-->Perusahaan Anda cukup besar untuk menjalankan data center cloud generasi selanjutnya secara efisien dan efektif sendiri. Private cloud mengizinkan sistem dan servis hanya dapat diakses dalam suatu organisasi. Servis ini memiliki tingkat keamanan tinggi dikarenakan sifatnya yang lebih privasi.

·      Hybrid cloud.
mencakup berbagai pilihan public and private dengan beberapa penyedia. Dengan menshare hal-hal di atas Hybrid Cloud, Anda menjaga setiap aspek di bisnis Anda dalam lingkungan yang seifisien mungkin. The downside adalah bahwa Anda harus mentrack berbagai platform security yang berbeda dan memastikan bahwa semua aspek dari bisnis Anda dapat terhubung satu sama lain. Berikut adalah beberapa situasi di mana lingkungan hybrid adalah pilihan yang terbaik.
-->Perusahaan Anda ingin menggunakan aplikasi SaaS tetapi mengkhawatirkan keamanan. Vendor SaaS Anda dapat membuat Privat cloud hanya untuk perusahaan Anda di dalam firewall mereka. Mereka menyediakan virtual private network ( VPN ) untuk keamanan tambahan.
-->Perusahaan Anda menawarkan layanan yang disesuaikan untuk pasar vertikal yang berbeda. Anda dapat menggunakan Public Cloud untuk berinteraksi dengan klien tetapi menyimpan data mereka dijamin dalam private cloud. Persyaratan manajemen Cloud Computing menjadi jauh lebih kompleks bila Anda perlu mengelola private, public, and traditional data centers bersama-sama. Anda harus menambahkan kemampuan untuk penyatuan environments ini




·      Community cloud.
·      Community cloud mengizinkian sistem dan servis dapat diakses oleh sebuah grup dari beberapa organisasi.--> Service models.

2. Service Models
Cloud computing berdasar pada beberapa model servis. Ada 3 (tiga) dasar model servis yaitu meliputi
·      Infrastructure-as–a-Service (IaaS)
IaaS adalah sebuah model layanan dimana penyedia cloud menyediakan hardware / perangkat keras (komputer server, penyimpanan data, jaringan, dll) untuk pelanggan. Manajemen perangkat keras menjadi tanggung jawab penyedia layanan, dan pelanggan mengontrol operating system serta aplikasi yang diinstal ke dalam server.
Infrastruktur disini bersifat fisik, bisa berupa memory, penyimpanan, server, jaringan, dsb. Hal-hal seperti membuat aplikasi dan konfigurasinya diserahkan kepada user. Cloud provider hanya menyediakan infrastruktur berdasarkan request dari user. Ciri layanan ini adalah jika user ingin mengupgrade memory atau menambah server, user tinggal menghubungi provider kemudian provider akan menyediakan sesuai dengan permintaan. Contoh IaaS adalah Amazon EC2, Rackspace cloud.

·      Platform-as-a-Service (PaaS)
PaaS adalah model layanan yang menyediakan semua hal yang dibutuhkan untuk mengembangkan / develop sebuah aplikasi pada cloud. PaaS menawarkan fasilitas untuk mengembangkan, testing, deployment, hingga maintenance aplikasi tanpa harus membeli infrastruktur dan software environment (Operating System).Ciri dari layanan ini adalah user tidak perlu melakukan maintenance dan tidak perlu menyiapkan infrastruktur. Sehingga user dapat tetap fokus membangun aplikasinya. Contoh Pass adalah Windows Azure, Amazon Web Service, GoogleApp Engine.

·      Software-as-a-Service (SaaS).
Layanan yang menyediakan aplikasi jadi / siap pakai kepada End user. Ciri dari layanan ini adalah user tidak perlu membuat aplikasi, tidak perlu menyiapkan tempat dan juga infrastruktur. Contoh SaaS adalah gmail, ymail, facebook, twitter, dropbox. Atau yang berbayar seperti salesforce, office365, dsb


b.   Kegunaan Cloud computing

Banyak keunggulan dari penggunaan cloud computing, diantaranya adalah:
i. User dapat mengakses kegunaan aplikasi melalui internet.
ii. User dapat menggunakan dan mengkonfigurasi beberapa online aplikasi pada waktu kapanpun.
iii. Tidak perlu menginstal sebuah perangkat lunak untuk mengakses ataupun menggunakan aplikasi cloud.
iv. Sumberdaya cloud tersedia melalui jaringan dengan cara menyediakan akses platform yang mandiri kepada semua tipe klien.
v. Cloud computing menawarkan on-demand self-service. Dengan kata lain, sumber daya bisa digunakan tanpa campur tangan dari pihak penyedia layanan cloud.
vi. Cloud computing dapat menekan biaya dengan efektif karena dioperasikan dengan efisiensi yang tinggi serta pemanfaatan optimum dengan hanya membutuhkan koneksi internet. Cloud computing menawarkan load balancing yang membuat penggunaannya dapat diandalkan

c.    Karakteristik Cloud Computing
a. Pada on-demand self-service, cloud computing mengizinkan pengguna untuk menggunakan layanan web dan sumber dayanya sesuai permintaan. Pengguna dapat logon ke suatu website dan menggunakannya pada kapanpun juga.
b. Pada resource pooling, cloud computing mengizinkan beberapa penyewa untuk saling berbagi sumber daya terpusat. Dimana seseorang dapat berbagi satu bentuk fisik perangkat keras, database dan infrasturktur dasar.
c. Untuk rapid elasticity, sumber daya dapat dengan mudah melakukan penyesuaian skala baik secara vertikal maupun horizontal kapanpun juga. Penyesuaian skala disini adalah kemampuan dari sumber daya untuk menangani naik atu turunnya kebutuhan.

d. Pada measured service, penyedia layanan cloud dapat mengontrol dan memonitor semua aspek dari layanan cloud. Seperti pengoptimuman sumber daya, billing, perencanaan kapasitas dll.V

Komentar